travel alhijaz, paket umroh murah 2017, umroh desember 2017, paket umroh januari 2017, paket umroh februari 2017, paket umroh maret 2017, daftar haji plus, jadwal keberangkatan umroh, kontak travel alhijaz, alamat kantor travel alhijaz, lokasi kantor travel alhijaz, travel alhijaz indowisata| travel umroh haji plus di jakarta utara, jakarta timur, jakarta barat, jakarta selatan, biaya promo paket umroh murah bulan desember 2016-2017 flight by Saudi Airlines | Travel Umroh Alhijaz Indowisata direct madinah

Spesial PROMO UMROH 2017 | Travel Umroh AlHijaz Indowisata Jakarta Timur | Harga Paket Umroh Murah Promo 2017 Do'a Adalah Salah Satu Bentuk IbadahPromo !!Paket Umroh 20 Juta Flight By Saudi Airlines | Harga Paket Umroh Murah Promo Desember 2017 Do'a Adalah Salah Satu Bentuk IbadahPromo !!Paket Umroh 20 Juta Flight By Saudi Airlines | Harga Paket Umroh Murah Promo Desember 2017

PAKET UMROH 2017-2018

>

Minggu, 07 Juni 2015

Do'a Merupakan Salah Satu Jenis Ibadah

Paket Umroh Ramadhan. Beralaskan hadist shahih yang diriwayatkan dengan Tirmidzi menampakkan bahwa do'a termasuk salah satu tipe ibadah yang amat penting. Sebagaimana jua shalat ngak dapat ditujukan untuk Rasul ataupun wali demikian jua dengan do'a.
Paket Umroh Bulan Ramadhan 2015
Orang yang mengatakan : “Ya Rasulullah” ataupun “hai orang yang ghaib, berilah aku pertolongan dan anugerah.” Bertanda dia sudah berdoa untuk selain Allah, sekalipun niatnya bahwa yang menyediakan pertolongan ini Allah.

Paket Umroh Murah Akhir Tahun

Demikian jua orang yang berkata, “Saya shalat buat Rasul ataupun wali”, sekalipun di dalam hatinya ditujukan buat Allah. Shalat layaknya ini ngak akan diterima, hal ini karena ucapannya berlawanan dgn hatinya. Ucapan diharuskan sesuai oleh niat dan keyakinan. Jika ngak demikian jadi perbuatannya termasuk syirik yang ngak diampuni selain oleh bertaubat.
Jika ia mengatakan bahwa apa yang diniatkan adalah Nabi ataupun wali ini seperti penghubung untuk Allah, layaknya menghadap raja, perlu seorang penghubung maka yang demikian ini adalah bentuk penyerupaan (tasybih) antar Allah dengan makhluk-Nya yang zalim. Tasybih layaknya ini bisa menyeretnya untuk kekufuran. Padahal Allah sudah berfirman yang menyatakan kesucian-Nya dari pada penyerupaan akan makhluk-Nya baik di dalam zat sifat atau titah-Nya.

Paket Umroh Murah Desember

Allah berfirman : “Tidak sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang maha Mendengar lagi Maha Melihat“ ( QS. Asy Syura : 11)
Orang-orang musyrik dalam zaman nabi meyakini bahwa Allah adalah pencipta dan pemberi riziki. Tetapi mereka berdo’a untuk wali-wali (pelindung) mereka yang berwujud patung.
Mereka beranggapan bahwa,  patung-patung ini jadi penghubung yang bisa mendekatkan mereka pada Allah. Buktinya Allah ngak memaafkan perbuatan mereka, kemudian justru Dia mengkafirkan mereka dengan firman-Nya :
“Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata); “Kami tidak menyembah  mereka melainkan supaya mereka  mendekatkan diri kami pada Allah dengan sedekat-dekatnya. Sebetulnya Allah akan menentukan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sebenarnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”. (QS. Az-Zumar : 3)
Allah itu Maha Dekat dan Maha Mendengar ngak memerlukan untuk penghubung. Allah  berfirman : “Lalu apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat.” (QS. Al-Baqarah : 186)
Orang-orang musyrik jika ada di dalam bahaya, mereka berdoa cuma pada Allah saja, akan tetapi sesudah selamat melalui bahaya tersebut, mereka kembali berdoa untuk pelindung-pelindungnya berupa patung-patung hingga Allah menyebut mereka selaku orang kafir. Allah berfirman: “Dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah, dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika Engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang  yang bersyukur” (QS. Yunus : 22)
Paket Umroh Promo Murah Di Bekasi
Lalu mengapa segenap masyarakat Islam berdoa untuk para Rasul dan orang-orang shalih (selain Allah). Mereka minta pertolongan untuk mereka, baik diwaktu rumit atau diwaktu gembira. Apakah mereka ngak memahami dan merenungi firman Allah. “Dan siapakah yang lebih sesat dari pada orang yang menyembah, sembahan-sembahan selain Allah, yang tiada dapat memperkenankan doanya sampai hari kiamat, dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka? Lalu bila manusia dikumpulkan  pada hari kiamat, niscaya sembahan-sembahan tersebut menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan-pemujaan mereka.” (QS. Al- Ahqaaf  5-6 )
Ramai orang yang menyangka bahwa kaum musyrikin yang disebut di dalam Al-Quran ini adalah orang yang menyembah patung yang terbuat melalui batu. Anggapan ini keliru, sebab patung-patung ini dahulunya yaitu nama-nama orang shalih. Imam Bukhari meriwayatkan melalui Ibnu Abbas mengenai firman Allah di dalam surat Nuh. “Dan mereka berkata, “Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan  pula suwaa’ yaghuts, ya”uq dan nasr”. (QS. Nuh  23).
Ibnu Abbas mengatakan bahwa nama-nama tersebut yaitu nama-nama orang-orang  shalih umat Nabi Nuh. Sehabis mereka mati, syaitan membisikkan untuk para pengikutnya agar di lokasi duduk mereka dibuat patung-patung yang diberi nama oleh mereka. Mereka melaksanakannya namun patung-patung ini mati lalu generasi setelahnya ngak lagi mengerti asal-usulnya, lalu kesudahannya patung-patung ini disembah.
Travel Umroh Dian Cahaya
Allah membata orang-orang yang berdoa pada para Nabi lalu wali. “Katakanlah : “Panggillah mereka yang kamu anggap tuhan selain Allah, maka mereka tidak akan memiliki kekuasaan untuk menghilangkan bahayanya dari padamu serta tidak jua memindahkannya”. Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka, siapa di antara mereka  yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan Azab-Nya. Sesungguhnya azab Tuhanmu itu adalah suatu yang (harus) ditakuti" (QS. Al- Israa  56 – 57).
Imam Ibnu Katsir rahimahullah menafsirkan bahwa Paket Umroh Ramadhan ayat terkait turun mengenai sekelompok manusia yang menyembah jin lalu berdoa kepadanya. Jin tersebut kemudian masuk Islam. Muncul jua yang mengatakan bahwa ayat terkait turun mengenai orang-orang yang berdoa untuk Isa Al-Masih lalu malaikat.
Melalui keterangan- keterangan di atas sudah pasti bahwa ayat terkait membantah lalu mengingkari orang-orang yang berdoa pada selain Allah, sekalipun pada nabi ataupun wali.

0 komentar:

Posting Komentar